Dalam dunia perawatan kulit, rankbae mungkin lebih familiar dengan manfaat vitamin C dan vitamin E. Namun, ternyata ada satu lagi jenis vitamin yang baik bagi kulit, yaitu vitamin K.
Vitamin k memiliki peran penting bagi beberapa fungsi tubuh, termasuk kulit. Lalu, apa yang membuat vitamin K tidak sepopuler vitamin lainnya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, rankbae bisa menyimak artikel di bawah ini.
Fakta Vitamin K
JENIS BAHAN: Antioksidan dan anti-inflamasi dengan efek yang diketahui membantu proses pembekuan darah.
MANFAAT UTAMA: Meningkatkan metabolisme sel, memiliki sifat anti-inflamasi, mempercepat penyembuhan luka dengan meningkatkan kontraksi luka dan epitelisasi ulang, dan berpotensi sebagai antioksidan. Perannya dalam proses pembekuan darah juga membuatnya bermanfaat untuk membantu meminimalkan lingkaran hitam di bawah mata.
SIAPA YANG HARUS MENGGUNAKAN: Karena vitamin K banyak digunakan pada krim yang menargetkan lingkaran hitam, bahan ini sangat patut dicoba bagi mereka yang ingin mencerahkan area bawah mata.
PANDUAN PENGGUNAAN: Y. Claire Chang selaku dokter kulit menyebutkan bahwa vitamin K topikal dapat digunakan 1-2 kali sehari.
COCOK DIKOMBINASIKAN DENGAN: Dokter kulit Julie Russak mengatakan bahwa vitamin K cocok dengan arnica, vitamin C, vitamin E, kafein, serta retinol untuk membantu kulit menyerap vitamin K dengan lebih baik.
TIDAK COCOK DIKOMBINASIKAN DENGAN: Saat ini tidak ada bahan khusus yang diketahui memiliki interaksi negatif dengan vitamin K topikal.
Apa Itu Vitamin K?
Vitamin K adalah vitamin yang larut dalam lemak dan dapat ditemukan dalam makanan serta disintesis di usus besar. Jika melihat fungsinya, vitamin K memainkan peran penting bagi tubuh, termasuk pada proses pembekuan darah, regulasi kalsium darah, dan kesehatan tulang. Nama vitamin K berasal kata koagulasi yang artinya penggumpalan darah. Bahan ini juga dikenal sebagai phytonadione yang digunakan untuk menghentikan pendarahan.
Manfaat Vitamin K
Chang menjelaskan kalau sebenarnya cara kerja vitamin K di kulit masih belum jelas. Oleh karena itu, klaim manfaat vitamin K bagi kulit masih diperdebatkan.
Meski begitu, di luar sana sudah ada penelitian terkait manfaat vitamin K, meskipun jumlahnya tidak banyak dan butuh penelitian lebih lanjut guna memastikan manfaatnya. Jadi, kira-kira inilah potensi manfaat yang ditawarkan vitamin K untuk kulit.
Mempercepat penyembuhan luka Vitamin K dapat meningkatkan penyembuhan luka dengan meningkatkan kontraksi luka dan membantu pembentukan kolagen dan pembuluh darah. Sebagai informasi, kontraksi luka adalah respons penyembuhan yang dimiliki tubuh guna menentukan seberapa banyak kulit yang rusak dan perlu diperbaiki.
Kemungkinan dapat berperan sebagai antioksidan Russak mengatakan vitamin K memiliki sifat redoks yang mengacu pada kemampuan kulit untuk mendetoksifikasi spesies oksigen reaktif yang terbentuk saat kita terpapar sinar UV dan polusi.
Membantu memudarkan lingkaran di bawah mata Sebagian besar produk perawatan kulit yang menggembar-gemborkan manfaat vitamin K adalah krim mata yang diklaim dapat mencerahkan lingkar mata. Ini semua tak lepas dari peran vitamin K dalam proses pembekuan darah. Namun, beberapa ahli tidak sepakat tentang keabsahan manfaat ini. Russak sendiri mengatakan bahwa vitamin K adalah pilihan yang bagus untuk orang-orang dengan lingkaran hitam dan masalah pigmen di bawah mata mereka. Dalam sebuah studi tahun 2015, peserta yang menggunakan eye mask yang mengandung vitamin K dan kafein dalam minyak emu berhasil menyamarkan kerutan dan lingkaran hitam di bawah mata. Tetapi, menurut Chang penelitian tersebut memiliki keterbatasan, karena penelitian tersebut tidak menunjukkan apakah minyak emu atau vitamin K yang benar-benar mampu menyamarkan mata panda.
Membantu mengurangi munculnya bintik hitam Dokter sering merekomendasikan krim Vitamin K untuk pasien yang ingin mengurangi pembengkakan atau memar sehingga masuk akal bahwa ramuan tersebut telah terbukti mengurangi bintik hitam.
Memperbaiki stretch mark Karena kemampuannya dalam meningkatkan elastisitas, vitamin K dapat membuat area kulit yang memiliki stretch mark tampak sedikit lebih cerah dan terang.
Tidak menyebabkan iritasi Vitamin K tidak menyebabkan iritasi dan aman digunakan oleh semua jenis kulit, bahkan kulit sensitif sekalipun.
Bisa dibeli tanpa resep Selanjutnya, produk vitamin K adalah produk yang dapat dibeli tanpa resep dan tersedia di sebagian besar toko kecantikan hingga apotek.
Membantu melawan keriput Sebuah studi menemukan bahwa vitamin K bermanfaat dalam meminimalkan lingkaran hitam dan kerutan. Tetapi, lagi-lagi di penelitian ini vitamin K tidak bekerja sendiri melainkan dipasangkan dengan retinol, vitamin C, dan vitamin E.
Efek Samping Vitamin K
Vitamin K tidak memiliki efek samping yang diketahui, kecuali bagi mereka yang benar-benar alergi terhadapnya. Selebihnya, vitamin K aman untuk semua jenis kulit.
Karena vitamin K memiliki pengaruh pada proses pembekuan darah, maka siapa pun yang punya masalah dengan proses pembekuan darah harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakannya.
Satu lagi, bila rankbae ingin membuktikan apakah vitamin K memang bermanfaat menyamarkan mata panda, tak ada salahnya untuk menambahkan krim vitamin K sebagai rangkaian skincare harian.
Cara Menggunakan Vitamin K
Vitamin K bisa digunakan 1-2 kali sehari dan vitamin ini paling sering digunakan oleh krim mata. Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, carilah krim mata vitamin K yang juga menggunakan bahan lain seperti retinol atau kafein guna membantu menyempurnakan penyerapan vitamin K.
Apakah vitamin K aman untuk kulit sensitif? Karena diketahui tidak memiliki efek samping yang merugikan, vitamin K dapat digunakan pada semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif.
Bagaimana cara terbaik menggunakan vitamin K topikal? Gunakan krim vitamin K sekali atau dua kali sehari. Vitamin K adalah bahan yang populer dalam krim mata sehingga penggunaan pagi dan malam tidak apa-apa.
Apa saja manfaat vitamin K untuk kulit? Vitamin K dapat memberikan efek mencerahkan, oleh karena itu krim vitamin K sering menargetkan memar, bintik hitam, dan area sensitif di bawah mata.