Propolis

Kebanyakan orang pasti sudah tahu bagaimana manfaat madu manuka dan royal jelly bagi kulit. Namun, apakah rankbae pernah dengar tentang propolis dan manfaatnya untuk kulit?

Jika rankbae baru pertama kali mendengar istilah propolis, tenang saja, karena rankbae tidak sendiri. Meskipun propolis telah digunakan selama ribuan tahun karena potensinya dalam menyembuhkan luka, tetapi bahan ini belum begitu populer di telinga masyarakat.

Untuk menjawab semua rasa penasaran rankbae terkait propolis dan bagaimana manfaatnya bagi kulit, simak rangkumannya berikut ini.


Fakta Propolis
rankbeauty cek fakta

  • JENIS BAHAN: Antioksidan/anti-inflamasi/anti-mikroba
  • MANFAAT UTAMA: Menyembuhkan luka, mengobati jerawat, dan melindungi kulit
  • SIAPA YANG HARUS MENGGUNAKAN: Propolis cocok untuk siapa saja yang tidak memiliki alergi terhadapnya. Selain itu, bahan ini juga bisa memberikan manfaat bagi mereka yang ingin mengatasi luka ringan, jaringan parut, hiperpigmentasi, dan tekstur kulit yang tidak rata. 
  • PANDUAN PENGGUNAAN:  Penggunaan propolis sangat bergantung pada jenis produk yang digunakan. Silakan ikuti label petunjuk pemakaian untuk mendapatkan hasil terbaik. Jika tidak memiliki alergi terhadap propolis, bahan ini bisa digunakan setiap hari.
  • COCOK DIKOMBINASIKAN DENGAN: Bahan-bahan yang ada di produk yang sama dengan propolis.
  • TIDAK COCOK DIKOMBINASIKAN DENGAN: Belum ada penelitian resmi yang dapat menunjukkan bahan-bahan yang kontradiktif dengan propolis.

Apa Itu Propolis?

Propolis adalah zat lilin dari getah pohon yang diambil oleh lebah madu untuk membuat sarangnya. Michelle Wong sebagai ahli kimia mengatakan bahwa propolis mengandung campuran senyawa anti-inflamasi dan anti-mikroba yang sangat kompleks. Bagi lebah sendiri, sifat anti-bakteri dan anti-jamur pada propolis digunakan untuk menjaga kualitas sarangnya. 

Read More

Sementara itu, bagi manusia propolis adalah bahan yang telah digunakan selama ribuan tahun untuk menyembuhkan luka, merawat kulit, hingga mengatasi infeksi gigi. 

Manfaat Propolis untuk Kulit

Menurut tinjauan komprehensif, propolis dan ekstraknya memiliki banyak manfaat karena sifat antiseptik, anti-inflamasi, antioksidan, anti-bakteri, dan anti-jamurnya. Inilah beberapa manfaat propolis untuk kulit.

  1. Menyembuhkan luka
    Wong mengatakan manfaat utama dari propolis adalah memberikan efek anti-inflamasi dan antimikroba. Namun, perlu diingat jika efek tersebut hanya bekerja pada konteks penyembuhan luka.
    Nikhil Dhingra selaku dokter kulit mengatakan bahwa propolis juga memiliki potensi sebagai bahan penyembuhan luka yang sangat baik dan bisa menjadi pertimbangan untuk mengobati luka ringan, goresan, dan luka bakar yang tidak memerlukan tindakan medis.
    Manfaat propolis di atas tak lepas dari keberadaan komponen bioaktif yang dapat mendorong pergantian kulit lebih cepat dan melindungi kulit yang terluka supaya tetap steril.
  2. Mengobati jerawat
    Selain mampu menyembuhkan luka, Dhingra mengatakan bahwa propolis juga bisa memberikan manfaat bagi penderita jerawat. Meskipun bukan bahan yang dapat menjadi pengobatan tunggal untuk jerawat, namun propolis dapat digunakan sebagai obat pendukung untuk menyembuhkan masalah jerawat seperti jaringan parut, hiperpigmentasi, dan tekstur kulit yang tidak rata. 
  3. Mengurangi peradangan
    Dhingra menunjukkan bahwa propolis telah dilaporkan sebagai bahan yang berguna untuk mengobati eksim dan psoriasis berkat kemampuannya dalam mengurangi peradangan.
  4. Melindungi kulit
    Sebuah studi menunjukkan bahwa propolis dapat mengatasi kerusakan kulit akibat UV. Ini karena propolis memiliki sifat antioksidan yang baik dan mampu melawan kerusakan oksidatif akibat sinar matahari.

Efek Samping Propolis Bagi Kulit

Meskipun propolis mampu memberikan sejumlah manfaat bagi kulit, namun bahan ini juga memiliki efek samping yang perlu diperhatikan. Sebagai bahan topikal, propolis berpotensi menyebabkan reaksi alergi atau dermatitis kontak. Reaksi alerginya bahkan disebut berbeda dari iritasi yang disebabkan oleh retinol.

Sementara itu, Dhingra menyebutkan bahwa efek samping tersebut telah diterbitkan dalam beberapa literatur ilmiah. Jika rankbae khawatir tentang efek samping propolis, sebaiknya lakukan patch test di bagian lengan dalam selama satu atau dua minggu untuk mencari tahu bagaimana reaksi kulit. 

Cara Menggunakan Propolis

Secara umum, petunjuk penggunaan produk berbahan dasar propolis bisa disesuaikan dengan label pemakaian yang tercantum pada kemasan produk. 

Jika rankbae ingin menggunakan propolis sebagai obat untuk menyembuhkan luka bakar atau gorengan, Dhingra menyarankan untuk mencari propolis dalam bentuk salep. Biasanya salep telah dilengkapi bahan tambahan yang menawarkan manfaat terapeutik untuk mempercepat penyembuhan luka. 

Selain salep, rankbae juga bisa menggunakan krim propolis meskipun manfaatnya tidak seefektif salep. Baik krim dan salep propolis, keduanya bisa digunakan untuk mengobati infeksi akibat jamur.

Jika rankbae memiliki luka yang memang membutuhkan perawatan medis, jangan menggunakan propolis sebagai solusinya guna menghindari kondisi yang lebih serius. Kabar baiknya, rankbae bisa membawa propolis ke dokter kulit bersertifikat untuk dijadikan sebagai bagian dari bahan perawatan kulit. 

Jenis Propolis

Selain tersedia dalam bentuk topikal, propolis juga dikemas dalam bentuk pil yang nantinya bisa dikonsumsi. Beberapa jenis sirup obat batuk dan pelega tenggorokan pun ada yang menambahkan propolis sebagai campurannya.

Terkait efek samping propolis oral, Dhingra menyebutkan bahwa propolis yang diminum bisa menyebabkan reaksi alergi seperti ruam hingga sesak napas. Supaya lebih aman, sebaiknya konsultasikan dengan dokter pribadi sebelum memasukkan propolis oral sebagai suplemen harian.


FAQ
  • Apa saja manfaat propolis bagi wajah?
    Wong mengatakan efek utama propolis adalah anti-inflamasi dan antimikroba. Namun, efek tersebut hanya berlaku untuk proses penyembuhan luka serta berpotensi mempercepat proses penyembuhan. 
  • Siapa yang paling memerlukan propolis?
    Secara umum, mereka yang tidak alergi terhadap bahan propolis bisa menggunakannya. Bahan ini juga cocok untuk siapa saja yang ingin menyembuhkan luka ringan, mengobati jaringan parut, hiperpigmentasi, dan meratakan tekstur kulit.
  • Apakah propolis memiliki efek samping?
    Meski punya manfaat yang menjanjikan, namun penggunaan propolis juga berpotensi menyebabkan reaksi alergi atau dermatitis kontak.
rankbeauty

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *