Di dunia perawatan kulit, asam alfa-hidroksi merupakan salah satu jenis bahan yang paling umum digunakan. Asam alfa-hidroksi sendiri punya beberapa jenis, di antaranya yang paling terkenal dan banyak mencuri perhatian skincare enthusiast adalah asam glikolat dan laktat.
Nah, kali ini rankbae akan mengenal satu lagi jenis asam alfa-hidroksi yang patut mendapatkan perhatian yang sama, yaitu citric acid atau asam sitrat. Asam sitrat memiliki sifat yang unik dan juga bermanfaat bagi kesehatan kulit.
Untuk mencari tahu seperti apa keistimewaan asam sitrat dan bagaimana cara menggunakannya, rankbae bisa cek informasinya di bawah ini.
Fakta Citric Acid / Asam Sitrat
JENIS BAHAN: Asam alfa-hidroksi.
MANFAAT UTAMA: Mendukung pengelupasan dan pergantian sel kulit dan sumber antioksidan.
SIAPA YANG HARUS MENGGUNAKAN: Asam sitrat umumnya dianggap aman untuk semua jenis kulit, kecuali mereka yang punya alergi dan kulit sensitif. Namun, bahan ini akan sangat bermanfaat bagi kulit berminyak.
CARA MENGGUNAKAN: Penggunaan asam sitrat tergantung pada produk atau merk yang bersangkutan. Secara umum bahan ini dapat digunakan sebanyak 2-3 kali setiap minggu.
COCOK DIKOMBINASIKAN DENGAN: Asam sitrat sering dipadukan bersama asam alfa-hidroksi dan asam beta-hidroksi lainnya. Meskipun efeknya bisa lebih mengiritasi pada kulit sensitif.
TIDAK COCOK DIKOMBINASIKAN DENGAN: Hindari campuran asam sitrat dengan retinoid apa pun, karena dapat menyebabkan kemerahan dan iritasi. Jika ingin menggunakan kedua bahan di hari yang sama, rankbae bisa mengaplikasikan asam sitrat di pagi hari, sementara retinoid dipakai di malam hari.
Apa Itu Citric Acid / Asam Sitrat?
Citric Acid adalah jenis asam alfa-hidroksi yang diekstraksi dari keluarga jeruk seperti lemon, limau, jeruk, dan jeruk bali serta buah-buahan lain seperti beri. Dalam bahasa Indonesia, citric acid dikenal dengan nama asam sitrat.
Selain digunakan dalam formulasi perawatan kulit, asam sitrat pun jamak dipakai untuk makanan, pembersih rumah tangga, hingga pengawet. Benar-benar bahan yang serbaguna, ya!
Manfaat Citric Acid / Asam Sitrat
Inilah beberapa manfaat asam sitrat untuk kulit, mulai dari berperan sebagai chemical exfoliator hingga menjaga tingkat pH pada kulit.
Berperan Sebagai Chemical Exfoliator Semua asam alfa-hidroksi termasuk asam sitrat bekerja layaknya lem yang membuat sel-sel mati saling menempel di permukaan kulit. Setelah itu, asam sitrat akan membantu proses pengelupasan sel-sel mati dan pergantian sel. Selain itu, bahan ini juga berfungsi membuka pori-pori yang tersumbat, meratakan warna kulit, dan memperbaiki tekstur kulit secara keseluruhan. Namun, perlu dicatat bahwa yang membedakan asam sitrat dengan AHA lain adalah ukuran molekulnya. Disebutkan bahwa ukuran molekul asam sitrat lebih besar daripada asam glikolat, asam piruvat, dan asam tartarat. Melihat fakta tersebut, maka bisa dibilang bahwa asam sitrat lebih sulit menyerap dan kurang kuat. Meski begitu, asam sitrat bisa menjadi pilihan yang tepat kalau rankbae punya alergi terhadap asam glikolat.
Bersifat Astringen Asam sitrat adalah astringen alami yang dapat membantu mengeringkan minyak berlebih dan membuat kulit terasa bersih nan nyaman. Oleh karena itu, bahan ini cocok untuk mereka dengan kulit berminyak.
Mengandung Antioksidan Keunikan asam sitrat adalah memiliki manfaat sebagai antioksidan. Dengan kemampuannya ini, asam sitrat bisa melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari sekaligus melawan sebagian dari stres oksidatif demi menciptakan kulit yang lebih cerah.
Menjaga pH Kulit Asam sitrat mampu berperan sebagai penyeimbang pH kulit yang baik. Dengan memiliki pH kulit yang seimbang, skin barrier pun akan berfungsi secara normal. Adapun kulit yang sehat dimulai dari skin barrier yang sehat.
Efek Samping Citric Acid / Asam Sitrat
Asam sitrat memang dianggap sebagai bahan yang lembut dan ringan, tetapi bahan ini termasuk kategori asam sehingga berpotensi mengiritasi. Apalagi kalau rankbae punya kulit yang sensitif atau meradang seperti rosacea.
Selain itu, penggunaan asam sitrat akan membuat kulit lebih rentan terhadap sinar matahari. Oleh sebab itu, perlu yang namanya sunscreenber-SPF untuk meminimalkan dampak buruk akibat sinar UV.
Cara Menggunakan Citric Acid / Asam Sitrat
Sama halnya jenis asam lainnya, beberapa ahli setuju bahwa cara terbaik menggunakan asam sitrat adalah dengan mengikuti label petunjuk pemakaian pada produk yang bersangkutan.
Asam sitrat umumnya dipasangkan dengan asam lain seperti AHA atau BHA. Bahan-bahan tersebut bisa bekerja secara sinergis, tetapi mereka dengan kulit sensitif harus menggunakannya secara hati-hati.
Hindari penggunaan asam sitrat dan exfoliant seperti scrub dalam waktu sama. Begitu pun saat menggunakan retinoid sebaiknya tidak bersamaan dengan asam sitrat. Sebagai gantinya, rankbae bisa memakai asam sitrat di pagi hari, sementara retinoid untuk perawatan malam hari.